Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

DAGING KERBAU BELUM CUKUP TANGGUH LAWAN DAGING SAPI

DAGING KERBAU BELUM CUKUP TANGGUH LAWAN DAGING SAPI             Dewasa ini, daging sapi sudah menjadi makanan pokok bagi beberapa kalangan masyarakat. Akibatnya, permintaan akan daging sapi meningkat dari tahun ke tahun yang juga berpengaruh terhadap harga daging sapi itu sendiri. Tentunya hal tersebut tidak diinginkan oleh mayoritas masyarakat. Pada hari – hari biasa harga daging sapi berada dikisaran 90 – 100ribu/kg namun harga daging sapi meningkat . Menjelang hari-hari besar keagamaan seperti bulan ramadhan dan hari raya idul fitri, harga daging sapi mampu mengalami peningkatan sekitar 10 – 20 % tiap tahunnya.             Pada tahun 2016, Pemerintah Indonesia membuat kebijakan dengan mengimpor daging kerbau dari India untuk opsi lain kepada masyarakat sebagai pengganti daging sapi. Harapannya tentu masyarakat tidak terlalu tergantung pada daging sapi dan mampu ...

KADO PAHIT JELANG RAMADHAN

‘’kado pahit’’ jelang ramadhan Sejatinya, bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah yang di nanti umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali oleh masyarakat Indonesia. Dengan umat muslim terbesar di dunia, bulan ramadhan selalu dirayakan dengan meriah dan rame setiap tahunnya. Mulai dari acara anak muda seperti buka bersama dengan teman-temannya hingga acara pengajian yang lebih sering diadakan dari bulan-bulan biasanya. Namun, ada satu perayaan lagi yang juga ikut andil dalam perayaan bulan ramadhan setiap tahunnya. Yaitu kenaikan harga bahan pokok. Ya, kenaikan harga kenaikan bahan pokok. Hal tersebut seolah-olah menjadi tradisi yang mengakar kuat Di Indonesia setiap datangnya bulan suci ramadhan. “kado pahit” ini harus diterima masyarakat indonesia setiap akan menyongsong bulan suci ramadhan. Hal tersebut relevan terjadi karena pada umumnya masyarakat akan cenderung lebih konsumtif pada bulan ramadhan yang mengakibatkan permintaan pasar meningkat tajam. Sehingga bukan...

impor gandum meredupkan asa kemandirian pangan Indonesia

IMPOR GANDUM MEREDUPKAN ASA KEMANDIRIAN PANGAN INDONESIA             Pada dasarnya, gandum bukan merupakan bahan makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun, beberapa tahun terakhir gandum memiliki peranan penting di kalangan masyarakat terutama masyarakat yang memiliki pendapatan menengah ke bawah. peralihan pola konsumsi masyarakat ke bahan pangan yang berasal dari gandum seperti mie instan, serta  kurang diminatinya sumberdaya pangan dalam negeri seperti ketela semakin menjauhkan Indonesia dari kemandirian pangan Masuknya gandum ke Indonesia             Masuknya gandum ke Indonesia sudah berlangsung lama sebelum masa kemerdekaan yang dibawa oleh pedagang atau saudagar dari Timur Tengah, Afrika dan Australia. Setelah masa kemerdekaan pun, impor gandum masih dilakukan melalui mekanisme impor dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan domestik saja sehingga tidak masu...